Kampung Wolulas Turen, Kampung Edukasi Kabupaten Malang
Di Post Oleh: admin stiekn Tanggal: 23/05/2018 Di Baca71 kali

Kampung Edukasi Wisata Bahasa diresmikan untuk menciptakan lingkungan yang mendidik bagi anak-anak dan seluruh warga sekitar diresmikan oleh Kepala Desa Turen, Minggu (29/10/2017).

Kampung Edukasi yang dinamakan Kampung Wolulas ini beralamat di RW 18 Kelurahan Turen, Kecamatan Turen Kabupaten Malang yang dibuka dengan syukuran tumpengan, senam, dan jalan sehat.

Kampung Edukasi ini digagas oleh seorang wanita bernama Sita Acetylena bekerjasama dengan Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang, STIEKN Jayanegara, Taman Siswa Malang, Kiraku Training & Education Centre, dan Turen Indah Grup.

Sita Acetylena yang juga dosen pascasarjana STIEKN Jayanegara Malang mengatakan jika Kampung Edukasi Wolulas ini untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

"Kampung ini dirubah sedemikian untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Karena, disini akan dijadikan kampung agro (penanaman bunga dan sayuran di setiap rumah warga)," kata wanita yang juga Direktur Kiraku Training & Education Centre ini.

Kegiatan lain peresmian kampung edukasi bahasa adalah pijat refleksi dan posyandu lansia, serta pelatihan bahasa asing. Yakni, Inggris, Jepang, Spanyol, Belanda, Mandarin, Jawa Halus, Madura, dan bahasa lainya.

Seperti yang dikatakan Sita, "Kampung bahasa nantinya semua warga dari anak-anak sampai orang tua belajar dan komunikasi memakai bahasa daerah Jawa, Sunda, Madura, dan bahasa asing."

Selain menjadi kampung bahasa, Sita menjelaskan juga akan diadakanya bank sampah yang ke depan akan dijadikan pupuk.

"Bank sampah yang bisa menghasilkan uang bagi warga dan gas mentana yang bisa jadi bahan bakar bagi dapur warga sehingga warga Kampung Wolulas bisa hemat energi dan hemat belanja gas," jelasnya.

Kampung Wolulas direncanakan akan punya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) berupa krupuk tengiri yang menjadi salah satu hasil andalan Kampung Wolulas serta akan dijadikan kampung batik (pelatihan batik serta menjual batik).

"Membangun bangsa atau masyarakat tidak harus menunggu dari uluran pemerintah, kami masyarakat yang skala kampung pun bisa dengan rasa kekeluargaan dan gotong royong," pungkasnya.

Pembinaan bahasa daerah dan bahasa asing memang menjadi tujuan namun juga ada posyandu remaja yang menjadi pusat konseling anak dan remaja karena ada pembinaan karakter, nasionalisme, dan mental anak remaja di Kampung Wolulas.

sumber : http://www.nukita.id/read/958/20171029/195109/kampung-wolulas-turen-kampung-edukasi-kabupaten-malang/

Top